Category Archives: Curhat

Ngomongin kegiatan sehari2 baik di kerjaan, rumah atau kehidupan yang lainnya..

Curhat

Bersyukurlah..

Kalimat ini mungkin kelihatannya “klise” di tengah dunia yang makin samar ini. Di tengah timeline atau facebook update yang di banjiri oleh kalimat “motivasi” yang “copas” yang akhirnya mengurangi makna kalimat mulia tersebut.

Saya akan cerita sedikit tentang pengalaman saya dengan kalimat di atas.

Saat kami bosan untuk melakukan sesuatu, mau kemana2 males kami mencoba untuk bersyukur.

Mengingat kembali awal-awal berpacaran, menikah sampai membangun rumah tangga, sampai kehidupan saat ini. Kami bersyukur dengan pencapaian ini ya satu kata bersyukur. Kalau istilah kerennya sih di bikin enak aja, kalau bukan kami siapa lagi yang akan bikin enak :) .

Ya hari minggu ini kami “bikin asyik” dengan bersepeda, memasak di lanjutkan dengan makan bersama.

Dunia ini indah kawan :)

Curhat

Lakukan dengan senang

Lakukan sesuatu dengan senang pasti hasilnya akan menyenangkan juga.

Keseharian saya selepas pulang kerja adalah makan malam masakan istri yang pastinya special (takut gak dimasakin lagi). Selepas itu mandi, kalau pas lagi pengen :D di lanjutkan dengan bercengkrama dan hahahihi dengan istri.

Istri saya yang sedang hamil menceritakan tingkah laku baby (dalam kandungan) yang makin aktif bergerak, lucu banget. Kadang saya ikutan gemes hihihi.

Benar adanya bayi dalam kandungan bisa merasakan apa yang terjadi di sekitarnya, buktinya saat saya nyetel lagu Starchildnya Jamiroquai baby yang masih dalam kandungan makin aktif gerakannya. Saat di setelin lagu Mozart baru smooth gerakannya untuk selanjutnya tidur :) .

Setelah istri tidur, kebiasaan saya ngerjain freelance mulai dari kirim email, design dan coding. Sesekali mantau trit dagangan di kaskus sambil UP :D .

Saya melakukan itu semua dengan senang dan hasilnyapun maksimal. Kalau pas lagi capek dan kurang mood mendingan di bawa tidur aja daripada melek tapi gak ada hasilnya.

Curhat

Panass!!

Panass!!

Di jaman yang katanya pemanasan global dan musim yang sudah tidak menentu ini, cuaca dan kondisi udara gak karu-karuan juga.

Bulan November kalau jaman dulu pas gue kecil pasti udah masuk musim ujan nih, udah mulai main ujan-ujanan, udara juga lebih dingin tentunya — secara tinggal di gunung juga :D . Tapi sekarang…fiuh udara panas banget, buat tidur gak enak buat kerja juga cepet capek bawaannya.

Musim panas gini juga bikin gampang sakit looh, penyakit radang dan teman2 siap mengancam. Buat teman2 yang mobilitasnya tinggi jangan lupa ya minum vitamin atau apalah, jamu juga boleh yang penting tetap sehat :D .

Semoga di Bali yang keren ini cepet2 di kasih hujan deh biar cuacanya asyik lagi. Emang sih Bali itu panas, tapi panasnya gak bikin sumuk gitu (pada ngerti sumuk gak :D ).

Hujan, semoga cepet datang :)

Curhat

Konflik!

Hi blogger, malam ini edisi curhat ya..udah lama juga gak curhat di blog hihihi..

Ya konflik atau berbenturan atau istilah apalah yang biasa dipakai untuk menyatakan dua pihak yang saling berbeda pendapat berbenturan dengan pihak lainnya.

Dunia tanpa konfilik itu gak seru banget iya gak sih?? Konflik bisa menjadi berita, konflik bisa juga menjadi pelajaran bagi orang lain yang melihat. Bahkan untuk menyelaraskan visi dan misi juga harus melalui konflik.

Dalam tulisan ini saya akan berbagi tentang konflik dalam keluarga kecil kami dan bagaimana menyelesaikannya :) . read more »

Curhat

Tafsir Hanacaraka dari Candra Malik

Aksara jawa yang sering dikenal dengan Hanacaraka atau carakan, bukan hanya simbol bunyi dalam bentuk tulisan, tapi ada makna besar yang menarik untuk disimak.

Cerita yang melatarbelakangi Hanacaraka berasal dari mitologi Ajisaka yang dianggap sebagai penguasa tanah Jawa. Arti dari Hanacaraka yang diceritakan kakek saya adalah seperti kalimat berikut. Hana Caraka (ada utusan), Data Sawala (saling bertengkar/berselisih), Padha Jayanya (sama-sama kuat), Maga Bathanga (menjadi mayat/sama-sama mati).

Ada yang menarik saat saya membuka timeline twitter malam ini, mas Candra Malik menuliskan tafsir hanacaraka dari sudut pandang beliau sebagai sufi kota. Berikut saya kutipkan tafsir hanacaraka menurut mas Candra Malik dari account twitter beliau @candramalik.

Hanacaraka, Ana rasa ingkang rumangsa. Rasa saking ingkang hangrumangsani. Ada rasa yang merasakan. Rasa dari yang menyadari diri.

Datasawala, Rasa pungkasaning gela. Rasa purwakaning lega. Datan owah-gingsir. Rasa akhir penyesalan, awal pengampunan. Tak bimbang lagi.

Padajayanya, Rasa ingkang hangrungmasani rasanipun piyambak. Sawang-sinawang. Rasa yang merasakan diri sendiri. Melihat dan dilihat.

Magabathanga, Rasa ingkang kraos. Rasa ingkang tansah reraosan. Rasa yang mengenal diri. Rasa yang selalu memawaskan diri.

Arti dari hanacaraka sangatlah kaya tergantung dari bagaimana kita menafsirkannya, bahkan beberapa agamawan seperti Islam, Katolik dan agama lain ada yang memaparkan dari sudut pandang mereka.

Bersuyukur sebagai bangsa yang kaya, penuh sejarah yang tersirat jutaan makna :)